Mbappe Cetak Rekor Bersejarah, Prancis ke Semifinal Piala Dunia 2026

- Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:30 WIB
Mbappe Cetak Rekor Bersejarah, Prancis ke Semifinal Piala Dunia 2026

Kylian Mbappe kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia. Penyerang berusia 27 tahun itu tidak hanya membawa Timnas Prancis menang 2-0 atas Maroko di perempat final Piala Dunia 2026, tetapi juga menorehkan sejumlah rekor yang belum pernah dicapai Lionel Messi maupun Cristiano Ronaldo.

Gol ke gawang Maroko membuat Mbappe terus memimpin daftar pencetak gol turnamen. Ia menjadi pemain pertama dalam sejarah yang mampu mencetak setidaknya delapan gol pada dua edisi Piala Dunia berbeda. Sebelumnya, Mbappe mengoleksi delapan gol di Piala Dunia 2022. Kini, di edisi 2026, ia kembali mencapai angka yang sama sebelum semifinal.

Rekor tersebut belum pernah diraih Messi atau Ronaldo. Tak hanya tajam sebagai pencetak gol, Mbappe juga tampil impresif sebagai kreator serangan. Hingga perempat final, kapten Prancis itu mengoleksi delapan gol dan tiga assist, terlibat langsung dalam 11 gol Les Bleus. Catatan itu merupakan kontribusi gol terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia sejak Gerd Muller mencatatkan 13 kontribusi gol pada 1970.

Lebih dari itu, Mbappe menjadi satu-satunya pemain sejak pencatatan statistik modern dimulai pada 1966 yang mampu mencatatkan lebih dari 10 kontribusi gol dalam dua edisi Piala Dunia berbeda. Konsistensi pemain Real Madrid itu di panggung internasional sungguh luar biasa.

Produktivitas Mbappe juga tercermin dari rekor golnya: 20 gol hanya dari 20 pertandingan Piala Dunia, rata-rata satu gol per laga. Dalam perebutan Sepatu Emas 2026, ia memimpin klasemen dengan delapan gol dan unggul assist atas Messi yang juga mengoleksi delapan gol.

Ketajaman lini depan Prancis tak lepas dari kontribusi Ousmane Dembele. Duet Mbappe dan Dembele menciptakan rekor baru sebagai pasangan pertama sejak Ronaldo Nazario dan Rivaldo pada 2002 yang sama-sama mencetak minimal lima gol dalam satu edisi turnamen. Selain itu, Michael Olise, Desire Doue, dan Bradley Barcola juga memberi kontribusi besar.

Saat menghadapi Maroko, dominasi Prancis terlihat jelas. Pasukan Didier Deschamps melepaskan 22 tembakan dengan sembilan tepat sasaran, sementara Maroko hanya lima percobaan dan satu tembakan mengarah ke gawang. Kemenangan 2-0 itu memastikan Prancis mencapai semifinal untuk ketiga edisi beruntun, menyamai Brasil (2002–2010) dan Jerman Barat (1982–1990).

Kini, Prancis tinggal selangkah menuju final dan menunggu pemenang laga Spanyol kontra Belgia. Jika mampu mempertahankan performa, Mbappe berpeluang menambah koleksi gol, memperlebar jarak dalam perebutan Sepatu Emas, dan membawa Les Bleus kembali ke partai puncak. Dengan usia yang masih di puncak karier serta konsistensi di level tertinggi, Mbappe semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu pemain paling dominan dalam sejarah Piala Dunia, dengan rekor yang belum mampu dicapai Messi maupun Ronaldo.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags