"Pertemuan arus dari Jawa Tengah, kendaraan lokal, dan dari Bandung di titik ini sangat tinggi. Kalau tidak diatur, bisa-bisa macetnya nggak berujung."
Memang, lonjakan hari ini sangat bisa diprediksi. Libur panjang telah usai. Besok, Senin, aktivitas di perkantoran dan sekolah akan normal kembali. Itulah sebabnya para perantau memilih hari Minggu ini untuk kembali, berharap punya cukup waktu untuk beres-beres sebelum kembali bekerja.
Di tengah kondisi yang melelahkan itu, imbauan dari petugas terdengar klise tapi penting: jaga konsentrasi, taati rambu, dan jangan sungkan mampir ke posko mudik untuk sekadar meregangkan badan. Lelah di perjalanan bisa berbahaya. Lebih baik istirahat sebentar daripada memaksakan diri di tengah kemacetan yang menguras tenaga dan kesabaran.
Pantura Cirebon memang jadi barometer arus balik. Hari ini, seperti tahun-tahun sebelumnya, ia kembali menjadi saksi bisu perjalanan panjang puluhan ribu orang, dengan segala cerita lelah dan harapannya, kembali ke kehidupan sehari-hari.
Artikel Terkait
BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi hingga Empat Meter, Berlaku hingga 1 April
Rano Karno Ungkap Rencana Revitalisasi Anjungan DKI Jakarta di TMII
Puncak Arus Balik, Penumpang Bandara YIA Tembus 17 Ribu dalam Sehari
Kebakaran Pabrik Terpal di Gunung Putri, Empat Unit Damkar Dikerahkan