Kejutan Umrah yang Tak Sampai untuk Epy Kusnandar

- Kamis, 04 Desember 2025 | 12:25 WIB
Kejutan Umrah yang Tak Sampai untuk Epy Kusnandar

JAKARTA – Keinginan Epy Kusnandar untuk menunaikan ibadah Umrah akhirnya tak kesampaian. Hal itu diungkapkan oleh sang istri, Karina Ranau, dengan suara lirih penuh penyesalan. Rupanya, keinginan suaminya itu sudah lama terpendam.

Karina bahkan sudah punya rencana. Ia berniat membelikan tiket Umrah sebagai kejutan spesial untuk suaminya, terutama di momen Lebaran Haji nanti. Sayangnya, takdir punya cerita lain.

"Saya tuh mau ngasih hadiah tadinya. Lebaran Haji ini rencana mau ngasih hadiah Umrah sama suami, karena beliau ingin sekali berangkat ke sana," jelas Karina.

Ia melanjutkan, suaranya semakin pelan, "Tapi belum sempat saya ucapkan. Tadinya ingin saya beli tiket, pengen surprise gitu. Tapi masih saya tahan. Pasti kalau dia tahu, dia seneng banget. Pengen ke sana, tapi ya sudah."

Ungkapan itu disampaikannya usai proses pemakaman Epy Kusnandar di TPU Jeruk Purut, Jakarta, Kamis (4/12/2025). Epy, yang dikenal luas sebagai aktor dan komedian, meninggal dunia sehari sebelumnya, tepatnya Rabu, 3 Desember 2025. Ia menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Cawang, Jakarta Timur, di usia 61 tahun.

Menurut informasi medis, penyebab meninggalnya adalah penyumbatan pembuluh darah di batang otak. Sebelumnya, Epy sempat mengeluhkan sakit kepala yang sangat hebat dan bahkan sering mengalami pingsan.

Di sisi lain, Karina tak bisa menyembunyikan dukanya saat mengenang sosok suaminya. Bagi dia, Epy bukan sekadar pasangan hidup, tapi juga penyemangat dan pendengar yang baik.

"Dia tuh penyemangat saya," kenang Karina, sebelum akhirnya tak kuasa menahan tangis. "Di tempat usaha yang baru pun dia semua yang support saya."

Duka memang masih terasa sangat pekat. Namun, kenangan tentang suami yang penyayang dan suportif itulah yang kini coba dipegang teguh oleh Karina Ranau. Sementara keinginan Epy untuk beribadah ke Tanah Suci, tertinggal sebagai harapan yang tak sempat terwujud.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar