Suasana Lebaran di Jakarta Selatan memang tak selalu sepi. Di Pesanggrahan, aroma kuah bakso masih mengepul dari sebuah warung sederhana. Pemiliknya, Solihin, memilih untuk tak ikut libur. Sementara banyak orang mudik sebelum hari raya, pria asal Pemalang ini justru punya strategi lain: berjualan saat Lebaran, baru mudik setelahnya.
"Oh selalu buka," katanya dengan santai, ditemui di warungnya pada Sabtu (21/3/2026).
Alasannya sederhana tapi masuk akal. Menurut Solihin, momentum Lebaran justru mendatangkan rezeki berlimpah. Omzetnya bisa melonjak drastis dibanding hari-hari biasa.
"Iya bisa dua kali lipat," ucapnya sambil tersenyum.
Artikel Terkait
BNPB Peringatkan Cuaca Ekstrem Ancam Arus Mudik Lebaran 2026
Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta Hanya Rp 1 pada H+1 dan H+2 Lebaran 2026
Kebijakan WFA Pasca-Lebaran 2026 Berlaku untuk ASN dan Swasta 25-27 Maret
Ivan Gunawan Rayakan Idulfitri Pertama di Masjid yang Ia Bangun di Depok