JAKARTA - Sebuah taksi tanpa pengemudi, atau robotaxi, terlibat dalam insiden mengerikan di China. Mobil otonom itu menabrak dua pejalan kaki di Zhuzhou, Provinsi Hunan. Kendaraan yang dioperasikan perusahaan bernama Hello ini menyebabkan korban terjebak di kolongnya.
Video yang beredar luas di media sosial China cukup mengganggu. Rekaman itu menunjukkan seorang pejalan kaki, dengan helm masih terpasang di kepala, terhimpit di bawah mobil. Wajahnya tampak berlumuran darah. Orang-orang di sekitarnya berkerumun, berusaha mati-matian mengangkat bodi kendaraan untuk menolongnya.
Korban lainnya juga mengalami cedera. Menurut laporan, keduanya seorang pria dan seorang wanita langsung dilarikan ke Rumah Sakit Pengobatan Tradisional China Provinsi Hunan. Kondisi mereka dikabarkan cukup kritis hingga harus menjalani perawatan di ICU. Sampai berita ini diturunkan, belum ada pembaruan soal perkembangan kesehatan mereka.
Pihak berwenang setempat sudah mengonfirmasi identitas kendaraan. Mobil taksi otonom itu bertuliskan “Hello Autonomous Driving” dengan nomor pengenal “3009”. Saat kejadian, kendaraan itu sedang melaju ke arah selatan dan melintasi area penyeberangan pejalan kaki.
Menanggapi insiden ini, perwakilan layanan pelanggan Hello mengaku telah mendapat pemberitahuan.
"Kami sedang bekerja sama secara aktif dengan departemen terkait untuk melakukan penyelidikan mendalam," kata perwakilan itu, seperti dikutip media Tiongkok.
Ini jadi catatan kelam untuk uji coba teknologi mereka. Soalnya, armada otonom Hello di Zhuzhou baru saja ditingkatkan operasionalnya sejak Agustus lalu, setelah dapat lampu hijau regulasi untuk uji jalan. Izin itu membuka jalan bagi sekitar 20 hingga 30 kendaraan self-driving untuk beroperasi di rute-rute tertentu di kota tersebut.
Yu Qiankun, salah satu pendiri Hello, pernah punya visi besar. Dia menyebut perusahaan menargetkan bisa menerjunkan lebih dari 50.000 robotaxi di jalan raya pada tahun 2027. Tapi, setelah kejadian di Zhuzhou ini, target ambisius itu mungkin harus dibarengi dengan pertanyaan besar soal keamanan.
Artikel Terkait
Jetour G700 Seberangi Sungai Ekstrem Sepanjang 1,2 Kilometer dalam 10 Menit, Cetak Tiga Rekor Sekaligus
Kemenperin Yakin Aturan Pajak Baru Tak Akan Ganggu Penjualan Mobil Listrik
Nissan Akan Hentikan Produksi 11 Model, Fokus pada Kendaraan Laris
Pangsa Pasar Hyundai Indonesia Melonjak Jadi 2,8% di Kuartal I 2026