Lalu, apa signifikansi sebuah unit amfibi? Kemampuan mereka cukup fleksibel. Bisa melancarkan serangan dari laut, atau langsung melakukan operasi di darat. Seperti dilaporkan ynetnews.com, unit semacam ini biasanya jadi andalan untuk pengerahan cepat. Misalnya untuk mengamankan titik-titik strategis, melakukan evakuasi, atau bahkan melancarkan serangan ke target di sepanjang pesisir.
Di sisi lain, rencana penguatan pasukan AS mungkin belum berhenti di sini. The Wall Street Journal, sehari sebelumnya, memberitakan bahwa Pentagon sedang mempertimbangkan untuk mengirim tambahan hingga 10.000 pasukan darat. Tujuannya, memberi Presiden Donald Trump lebih banyak pilihan militer di samping jalur diplomasi.
Pasukan baru itu kemungkinan terdiri dari infanteri dan kendaraan lapis baja. Jika jadi dikirim, mereka akan bergabung dengan sekitar 5.000 marinir dan ribuan pasukan payung dari Divisi Lintas Udara ke-82 yang sudah lebih dulu berada di kawasan.
Namun begitu, lokasi penempatan pasti dari pasukan tambahan ini masih menjadi tanda tanya. Yang jelas, perkiraan banyak pihak, mereka akan ditempatkan dalam posisi yang cukup dekat untuk bisa menyerang Iran termasuk Pulau Kharg yang merupakan pusat ekspor minyak penting negara tersebut.
Artikel Terkait
Nenek Penjual Sosis di Maros Jadi Korban Pencurian Berani di Siang Bolong
Pakar UGM: PP TUNAS Perlu Diimbangi Literasi Digital untuk Cegah Kecanduan Anak
Mantan Menhan Juwono Sudarsono Dimakamkan dengan Penghormatan Militer di Kalibata
Menkeu Purbaya Beberkan Oknum Internal Bawa Kembali Vendor Bermasalah Penyebab Gangguan Coretax