New York City (ANTARA) – Sekitar 3.500 marinir dan pelaut Amerika Serikat baru saja tiba di kawasan Timur Tengah. Mereka mendarat pada Jumat, 27 Maret, dengan menaiki kapal serbu amfibi USS Tripoli. Pengumuman resmi dari Komando Pusat AS (CENTCOM) menyusul keesokan harinya, Sabtu (28/3), lewat sebuah unggahan singkat di platform X.
“Pelaut dan marinir AS yang menaiki USS Tripoli (LHA 7) tiba di area tanggung jawab Komando Pusat AS pada 27 Maret,” begitu bunyi pernyataan CENTCOM.
USS Tripoli sendiri bukan kapal sembarangan. Kapal kelas Amerika ini berperan sebagai tulang punggung bagi Grup Siaga Amfibi Tripoli, atau yang juga dikenal sebagai Unit Ekspedisi Marinir ke-31. Kekuatannya cukup signifikan: ribuan personel itu didukung oleh pesawat angkut, pesawat tempur penyerang, serta berbagai aset amfibi lainnya yang siap tempur.
Kedatangan mereka ini bukan hal yang terisolasi. Menurut analisis, ini adalah bagian dari upaya AS yang lebih luas untuk meningkatkan kekuatan militernya di region tersebut. Latar belakangnya jelas, yaitu ketegangan yang terus memanas dengan Iran.
Artikel Terkait
Nenek Penjual Sosis di Maros Jadi Korban Pencurian Berani di Siang Bolong
Pakar UGM: PP TUNAS Perlu Diimbangi Literasi Digital untuk Cegah Kecanduan Anak
Mantan Menhan Juwono Sudarsono Dimakamkan dengan Penghormatan Militer di Kalibata
Menkeu Purbaya Beberkan Oknum Internal Bawa Kembali Vendor Bermasalah Penyebab Gangguan Coretax