Kuala Lumpur, Sabtu – Pemerintah Malaysia sedang mengkaji serius kemungkinan mengadopsi tenaga nuklir. Kajian komprehensif ini dilakukan untuk memastikan segala sesuatunya siap, mulai dari kebijakan, aturan hukum, hingga kesiapan sumber daya manusianya.
Menurut Wakil Perdana Menteri Fadillah Yusof, langkah eksplorasi ini adalah sebuah strategi jangka panjang. Tujuannya jelas: memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung transisi menuju energi yang lebih bersih.
Ia menambahkan, ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi harga bahan bakar fosil jadi alasan kuat di balik kajian ini. Inisiatif ini sendiri sejalan dengan Rencana Malaysia Ketigabelas yang baru-baru ini diajukan.
Di sisi lain, ketegangan global khususnya di kawasan Timur Tengah dan gangguan di jalur vital seperti Selat Hormuz sudah terasa dampaknya. Stabilitas pasokan energi global jadi taruhannya.
Artikel Terkait
22 Migran Tewas dalam Penyelamatan Kapal di Perairan Kreta
Studi UI: Krisis Selat Hormuz 2026 Berdampak Asimetris pada BUMN, Ada yang Tertekan Ada yang Diuntungkan
Anggota DPRD Palembang Dukung Pembatasan Akun Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria di Final FIFA Series 2026 di GBK