Sebelum Rendy, tentu saja, atasannya lebih dulu diburu. Andre Fernando alias 'The Doctor' sudah berstatus DPO sejak sebelumnya. Andre, yang masih berusia 32 tahun, disebut-sebut sebagai supplier sabu untuk bandar narkoba lain, Koh Erwin.
Kasus Koh Erwin sendiri cukup mengguncang, karena turut menyeret dua perwira polisi aktif kala itu: mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro dan mantan Kasat Resnarkobanya, AKP Malaungi.
Transaksi antara Koh Erwin dan 'The Doctor' terjadi dua kali pada Januari 2026. Nilainya fantastis. Untuk transaksi pertama, Rp 400 juta ditukar dengan 2 kg sabu. Lalu, dengan nominal sama, 400 juta lagi, Koh Erwin mendapat kiriman 3 kg sabu pada transaksi kedua.
"Ko Andre atau 'The Doctor' ini menyediakan narkoba berbagai jenis. Ada sabu, ada vape yang mengandung etomidate, dan happy water," papar Eko Hadi Santoso.
Jaringannya ternyata cukup luas. Dari penelusuran polisi, Andre punya koneksi di Riau. Modusnya, cartridge vape bermerek Ferarri dan Lamborgini yang berisi etomidate diselundupkan lewat jalur laut dari Malaysia, masuk lewat Dumai.
Untuk pengiriman sabu, cara mereka lebih kreatif. Barang haram itu biasanya dibungkus rapi, dimasukkan ke dalam boneka, lalu dikemas lagi dalam kotak kado sebelum dikirim via jasa kargo.
Perburuan terhadap kedua buronan ini masih terus berlanjut.
Artikel Terkait
Prabowo Sambut Anwar Ibrahim di Istana, Bahas Geopolitik dalam Silaturahmi Lebaran
PM Anwar Ibrahim Tiba di Jakarta, Bahas Dampak Konflik Asia Barat dengan Prabowo
Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts and Nevis di Laga Perdana FIFA Series 2026
Prabowo dan Anwar Bahas Stabilitas Global dalam Pertemuan Bilateral di Jakarta