Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts and Nevis di Laga Perdana FIFA Series 2026

- Jumat, 27 Maret 2026 | 21:00 WIB
Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts and Nevis di Laga Perdana FIFA Series 2026

Jumat malam nanti, Stadion Utama Gelora Bung Karno bakal kembali ramai. Timnas Indonesia akan menjamu Saint Kitts and Nevis dalam laga perdana FIFA Series 2026. Kick-off-nya pukul 20.00 WIB. Bagi yang ingin menyaksikan, pertandingan ini bisa ditonton langsung di layar kaca melalui SCTV dan Indosiar. Kalau lebih suka streaming, Vidio jadi pilihannya.

Ini bukan sekadar laga uji coba biasa. Pertemuan ini menandai awal sebuah babak baru untuk skuad Garuda, sebuah langkah pertama dalam perjalanan panjang menuju target ambisius: Piala Dunia 2030. John Herdman, sang arsitek, sudah menancapkan tujuan itu dengan jelas.

Namun begitu, bagi Herdman, hasil akhir nanti bukan satu-satunya ukuran. Ada hal-hal lain yang sudah ia anggap sebagai kemenangan tersendiri dalam persiapan singkat ini.

"Kami memang ingin menang, itu yang terpenting. Tapi kami juga sudah meraih banyak 'kemenangan' minggu ini," ujar pelatih asal Kanada itu.
"Seperti membangun budaya profesional baru, menyatukan staf lokal dan internasional, serta beradaptasi dengan lingkungan baru."

Proses seleksi punya ceritanya sendiri. Awalnya Herdman memanggil 41 pemain, lalu dipangkas jadi 24. Kini tinggal 23 orang setelah Dean James urung bergabung. Skuad yang terbentuk adalah perpaduan menarik.

Wajah-wajah familiar yang bermain di luar negeri masih menjadi tulang punggung. Sebut saja Jay Idzes, Justin Hubner, Emil Audero, atau Maarten Paes. Tapi Herdman juga menyisipkan kejutan. Dua pemain muda dari BRI Super League, Dony Tri Pamungkas (Persija) dan Cahya Supriadi (PSIM), mendapat kepercayaan.

Pilihan itu bukan tanpa alasan. Menurut Herdman, keseimbangan tim adalah kunci.

"Penting untuk selalu memasukkan pemain muda. Saya selalu mencoba menjaga keseimbangan antara pemain senior, pemain usia puncak, pemain berkembang, dan pemain muda yang baru muncul," terangnya.

Jadi, pertandingan Jumat malam ini lebih dari sekadar soal menang atau kalah. Ini adalah perkenalan pertama sebuah proyek besar, dengan campuran antara harapan lama dan wajah-wajah baru. Semuanya siap ditunjukkan di bawah lampu stadion.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar