Di menit ke-60, Florent Muslija menjadi pahlawan. Tendangan bebasnya dari jarak yang cukup jauh melesat seperti rudal, menghantam gawang Slovakia. Kosovo berbalik unggul 3-2! Gol itu benar-benar mengubah atmosfer pertandingan.
Ketegangan Hingga Detik Terakhir
Slovakia berusaha mengejar ketertinggalan dengan menyerang habis-habisan. Tapi justru di saat mereka lengah, Kosovo memberikan pukulan telak. Kreshnik Hajrizi dengan cerdik menyambar bola liar di dalam kotak penalti dan menggandakan keunggulan menjadi 4-2. Rasanya, segalanya sudah beres.
Ternyata belum. Di dua menit terakhir injury time, Slovakia membalas. David Strelec dengan instingnya berhasil membelokkan tembakan David Hancko ke gawang Kosovo. Skor menjadi 4-3. Suasana mendadak tegang, jantung berdebar-debar. Namun, Kosovo bertahan dengan gigih. Peluit panjang akhirnya berbunyi, mengukuhkan kemenangan bersejarah mereka.
Kekalahan ini pahit bagi Slovakia. Penantian 16 tahun mereka untuk kembali ke Piala Dunia, sejak terakhir tampil di 2010, harus tertunda lagi. Sebaliknya, bagi Kosovo, ini adalah momen monumental. Semua sekarang tergantung pada laga final nanti. Tantangan bernama Turki menunggu. Mimpi besar itu, kini terasa sangat nyata.
Artikel Terkait
Analisis MBTI: Lima Tipe Kepribadian yang Sulit Berhenti Beraktivitas
32 Siswa SMA Negeri 10 Samarinda Raih 88 LoA dari Universitas Top Dunia
MotoGP Qatar 2026 Resmi Ditunda ke November, Seri Penutup Juga Bergeser
Pemerintah Gandeng Tzu Chi Percepat Pembangunan Huntap Korban Longsor Tapanuli Utara