Sirkulasi Uang Tunai Tembus Rp1.370 Triliun Saat Mudik Lebaran 2026

- Jumat, 27 Maret 2026 | 04:30 WIB
Sirkulasi Uang Tunai Tembus Rp1.370 Triliun Saat Mudik Lebaran 2026

Yang menarik, transportasi laut mengalami lonjakan tertinggi dengan tambahan 360.840 penumpang. Angkanya naik dari 2,3 juta lebih di 2025 menjadi hampir 2,7 juta orang di 2026.

“Peningkatan di jalur laut ini penting banget. Ini tanda bahwa sirkulasi ekonomi merata antar-pulau. Uang mengalir deras ke wilayah-wilayah, tidak cuma berputar di pusat,” ungkap Ade Holis.

Sementara itu, moda transportasi lain juga ikut ramai. Angkutan bus membawa 1,58 juta penumpang, kereta api 1,83 juta, dan penerbangan mencatat 2,4 juta penumpang.

“Ini kuncinya: sinkronisasi antara likuiditas dan mobilitas. Masyarakat punya uang dan kemampuan untuk pulang, lalu membelanjakannya di kampung halaman. Ekosistem ekonomi lokal pun hidup kembali,” tuturnya.

Kombinasi antara dana segar dan arus mudik yang deras ini diproyeksikan memberi dampak besar. Dampaknya paling kuat diperkirakan terasa di kuartal pertama 2026.

Fenomena ini menunjukkan satu hal: pergerakan uang dan manusia secara bersamaan bisa memacu aktivitas ekonomi hingga ke tingkat daerah paling terpencil. Situasi ini tentu jadi indikator positif bagi pemulihan ekonomi nasional.

“Lebaran 2026 ini momentum emas. Dengan sirkulasi uang tunai tertinggi dalam enam tahun terakhir, kita sedang menyaksikan mesin ekonomi domestik bekerja pada kondisi puncaknya,” pungkas Ade Holis.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar