Sidang Gugatan Ador terhadap Danielle NewJeans Dibuka, Tuntutan Capai Rp500 Miliar

- Jumat, 27 Maret 2026 | 03:30 WIB
Sidang Gugatan Ador terhadap Danielle NewJeans Dibuka, Tuntutan Capai Rp500 Miliar

Ador tak tinggal diam. Mereka menggugat untuk memastikan keabsahan kontrak, dan pengadilan memenangkan mereka. Pasca putusan itu, Haerin dan Hyein disebut kembali ke Ador, diikuti Hanni. Minji masih dalam pembicaraan. Tapi, Danielle justru mendapat perlakuan berbeda: kontraknya diputus secara sepihak, dan kini ia jadi target utama gugatan ganti rugi ini.

Isyarat Damai yang Masih Samar

Meski penuh tensi, di sidang sempat terdengar bisik-bisik soal perdamaian. Kuasa hukum Ador menyebut pintu mediasi belum tertutup rapat. Menurut mereka, upaya saling memahami adalah hal wajar dalam proses hukum.

Sayangnya, pihak Danielle menyambutnya dengan dingin. Mereka sulit membayangkan ada kompromi, terutama setelah Danielle diperlakukan berbeda dan dihadapkan pada tuntutan dana fantastis. Jadi, meski wacana damai mengambang, kepercayaan antara kedua belah pihak tampaknya sudah sangat tipis.

Bagian dari Pertarungan yang Lebih Besar

Perkara ini cuma satu episode dari perang hukum HYBE melawan Min Hee-jin. Pada Februari lalu, pengadilan memutuskan Min berhak menerima sekitar 25,6 miliar won dari HYBE terkait sengketa saham.

Menariknya, usai putusan itu, Min menawarkan jalan damai. Dia bersedia melepaskan hak pembelian sahamnya demi penyelesaian menyeluruh agar NewJeans bisa lanjut berkarya tanpa beban. Hingga kini, HYBE masih bungkam.

Dengan dibukanya sidang ini, publik kembali disuguhi drama hukum yang tak cuma soal uang, tapi juga masa depan salah satu nama besar K-pop generasi baru. Sidang penuh pertama dijadwalkan pada 14 Mei mendatang. Sampai saat itu, satu hal jelas: konflik antara Ador, HYBE, Danielle, dan Min Hee-jin masih panjang ceritanya.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar