ujarnya lagi. Nadanya tegas.
Kemudian, perjalanan monitoring berlanjut ke Jembatan Nawang. Meski umurnya sudah hampir dua dekade dibangun tahun 2006 keadaannya tak kalah memprihatinkan. Padahal, jembatan ini penghubung vital antara Kecamatan Kayan Hulu dan Kayan Selatan.
“Pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan harus menjadi prioritas, karena menyangkut konektivitas dan kesejahteraan masyarakat,”
tegas Ingkong Ala, menekankan poin yang sama.
Di sisi lain, kunjungan ini punya konteks lain yang cukup penting. Rupanya, agenda ini juga terkait rencana lawatan muhibah rombongan Timbalan Menteri Digital Malaysia Sarawak. Mereka dijadwalkan datang ke Desa Long Nawang pada Maret 2026 mendatang. Tentu saja, kondisi infrastruktur yang baik menjadi sebuah keniscayaan.
Pemerintah provinsi sendiri menyatakan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan di wilayah perbatasan. Tujuannya jelas: memperkuat konektivitas dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di sana. Tapi, di lapangan, janji itu masih harus dibuktikan dengan perbaikan yang konkret dan cepat.
Editor: Redaktur TVRINews
Artikel Terkait
QS Umumkan 4 Universitas Indonesia Terbaik untuk Ilmu Hayati dan Kedokteran
KPK Buka Alasan Alihkan Status Tahanan Eks Menag Yaqut ke Rumah
Sultan Ibrahim Imbau Masyarakat Waspadai Cuaca Panas hingga Pertengahan Tahun
Liburan Lebaran, Ribuan Pengunjung Serbu Destinasi Wisata di Bandar Lampung