Di sisi lain, serangan balasan Iran juga dilaporkan melukai beberapa warga di Israel tengah. Media Arutz Sheva menyebut setidaknya tiga orang terluka di kota Kfar Qasim, sebelah timur Tel Aviv. Suara sirene peringatan bahaya konon masih terdengar meraung di Yerusalem, bahkan menjalar ke sebagian wilayah Tepi Barat yang diduduki.
Jalan Buntu di Meja Diplomasi
Sementara rudal berhujan-hujan, pembicaraan tentang gencatan senjata justru mandek. Presiden AS Donald Trump bersikeras bahwa kesepakatan untuk mengakhiri perang sudah di depan mata. Namun klaimnya itu bertolak belakang dengan sikap Teheran yang secara tegas menolak rencana gencatan senjata 15 poin dari Washington.
Trump menegaskan negosiasi sebenarnya berlangsung di balik layar. Sebuah klaim yang langsung dibantah keras oleh para pemimpin Iran.
"Mereka sebenarnya sedang bernegosiasi dan sangat ingin membuat kesepakatan, tetapi mereka takut mengatakannya karena khawatir akan dibunuh oleh rakyat mereka sendiri," kata Trump dalam pernyataannya pada Rabu, 25 Maret 2026.
Teluk yang Kian Panas
Klaim Iran yang menyasar aset-aset Amerika di negara-negara Teluk memicu respons pertahanan udara yang besar. Arab Saudi, misalnya, lewat Kementerian Pertahanannya, menembak jatuh sedikitnya 22 drone di atas Provinsi Timur.
Kuwait juga tak ketinggalan. Garda Nasionalnya berhasil melumpuhkan dua drone yang mengarah ke lokasi-lokasi vital. Sementara di Bahrain, petugas pertahanan sipil berjuang memadamkan kebakaran di fasilitas Muharraq yang disebabkan serangan udara.
Hingga saat ini, situasi di Timur Tengah masih diliputi ketidakpastian yang tinggi. Front pertempuran kian meluas, melibatkan lebih banyak aktor regional. Dan akhir dari semua ini, sepertinya, masih jauh dari pandangan.
Disunting oleh: Redaksi TVRINews
Artikel Terkait
QS Umumkan 4 Universitas Indonesia Terbaik untuk Ilmu Hayati dan Kedokteran
KPK Buka Alasan Alihkan Status Tahanan Eks Menag Yaqut ke Rumah
Sultan Ibrahim Imbau Masyarakat Waspadai Cuaca Panas hingga Pertengahan Tahun
Liburan Lebaran, Ribuan Pengunjung Serbu Destinasi Wisata di Bandar Lampung