Ilustrasi. Foto: dok Jasa Marga.
Pemantauan Ketat dari Pusat Komando
Di sisi lain, untuk mengawasi situasi di lapangan, Jasa Marga mengandalkan pemantauan real-time dari Jasamarga Toll Road Command Center (JMTC). Dari sinilah, keputusan-keputusan teknis seperti penerapan contraflow atau one way diambil dengan lebih cepat dan tepat.
Imbauan untuk persiapan matang ini bukan hanya dari Jasa Marga. Pemerintah pun terus menyuarakan hal yang sama: hindari waktu puncak, pastikan kendaraan dan pengemudi fit, agar perjalanan balik benar-benar lancar dan aman.
Koordinasi lintas instansi juga terus digeber. Sehari sebelumnya, Rabu (25/3), Menteri Koordinator PMK Pratikno, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, dan Menhub Dudy Purwagandhi bahkan langsung meninjau kondisi dari ruang kendali JMTC di Bekasi.
Dalam kunjungan itu, pemantauan lewat JMTC dinilai sebagai elemen krusial. Kapolri Listyo Sigit tak lupa menyelipkan imbauan langsung untuk publik.
"Kami mengimbau masyarakat yang belum kembali agar dapat memanfaatkan sisa waktu perjalanan sehingga puncak arus balik dapat terurai. Keselamatan tetap menjadi prioritas," ucap Listyo.
Pesan mereka jelas. Semua upaya dikerahkan, tapi partisipasi aktif masyarakat dengan mengatur waktu perjalanan adalah kunci utama menghindari kemacetan parah di hari-hari mendatang.
Artikel Terkait
Spekulasi Hubungan Baru Pratama Arhan dengan Selebgram Inka Andestha
Geliat Ekonomi Daerah Melonjak Tiga Kali Lipat Saat Mudik Lebaran
Senegal Ajukan Banding ke CAS Soal Pencabutan Gelar Juara Piala Afrika 2025
Gubernur Bali Desak Optimalisasi Aplikasi dan Pendataan PMI Krama Bali