Suasana festival yang seharusnya meriah berubah ricuh di Jonggol, Bogor. Dua kampung terlibat bentrokan, gara-gara saling ejek saat acara adu kuluwung atau meriam kayu. Untungnya, situasi panas itu akhirnya mereda setelah ada mediasi.
Menurut Kapolsek Jonggol, Kompol Hida Tjahjono, semua berawal Selasa malam lalu. Lokasinya di Kecamatan Cariu, tempat festival ngadu kuluwung digelar.
"Dari keterangan saksi, awalnya cuma saling ledek. Tapi ujung-ujungnya malah jadi perkelahian di lokasi acara," kata Hida, Kamis (26/3/2026).
Bukan cuma sekali. Bentrokan ternyata berlanjut di dua titik lain. Pertama di area Terminal Cariu, tapi berhasil dilerai sama warga sekitar.
Namun begitu, emosi ternyata belum padam. Kelompok remaja dari Kampung Mengker masih menyimpan sakit hati. Beberapa rekannya terkena pukulan dalam keributan di Cariu sebelumnya.
"Kejadian terakhir itu di Jalan Raya Jonggol-Cariu, tepatnya Desa Sirnagalih," ungkap Kapolsek.
Mereka kemudian menghadang rombongan remaja dari Kampung Jagaita yang kebetulan melintas. Hasilnya? Penyerangan dan perkelahian pun tak terhindarkan lagi di lokasi itu.
Artikel Terkait
Serangan Udara AS-Israel Tewaskan Dua Remaja di Iran, Dampak Merambah ke Abu Dhabi
Pelatih Saint Kitts dan Nevis Anggap Peringkat FIFA Hanya Angka Jelang Hadapi Indonesia
Malaysia Pangkas Kuota BBM Subsidi Mulai April 2026 Imbas Perang Iran
Arus Balik Lebaran Tembus 106 Ribu Kendaraan di Gerbang Tol Cikampek Utama