Di balik layar, teknologi digital dimanfaatkan untuk memantau distribusi secara real time. Alhasil, respons terhadap potensi gangguan bisa dilakukan lebih cepat.
Tak cuma soal energi, Lamhot yang juga Ketua DPP Partai Golkar ini turut memuji pengelolaan arus mudik secara keseluruhan di bawah Presiden Prabowo Subianto. Koordinasi antarlembaga dinilainya efektif.
"Presiden Prabowo menunjukkan kepemimpinan yang cepat dan responsif. Penanganan arus mudik tahun ini jauh lebih terorganisasi dan minim kendala berarti," ujarnya.
Kelancaran itu, katanya, tak hanya terlihat dari arus lalu lintas. Tapi juga dari tersedianya pasokan pokok dan energi untuk masyarakat. Kebijakan rekayasa lalu lintas dan kesiapan layanan publik turut diapresiasi.
Namun begitu, Lamhot mengingatkan perlunya evaluasi berkelanjutan. Jumlah kendaraan dan mobilitas masyarakat dipastikan akan terus naik di tahun-tahun mendatang.
"Evaluasi tetap diperlukan agar ke depan kita bisa lebih siap, lebih presisi, dan lebih adaptif," tandasnya.
Sebagai mitra kerja, Komisi VII DPR berjanji terus melakukan pengawasan. Keberhasilan tahun ini, meski patut diapresiasi, harus jadi pijakan untuk memperkuat sistem energi nasional ke depannya. Agar tidak sekadar sukses sesaat, tapi benar-benar berkelanjutan.
Artikel Terkait
Dua Jenazah Ditemukan Membusuk di Atap Masjid Brebes
Meta Restrukturisasi Divisi, Ratusan Karyawan Terdampak
Jasa Marga Tawarkan Diskon Tol 30% untuk Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran
Panduan Lengkap Niat dan Tata Cara Puasa Sunah Syawal