Lalu, bagaimana cerita mereka bisa berakhir di atap masjid?
Kronologinya berawal dari urusan keluarga. Iwan, yang ditemani Bambang, berniat mendatangi rumah seorang laki-laki untuk menyelesaikan suatu persoalan. Namun sebelumnya, mereka ingin menemui Marhadi kakak sepupu Iwan yang kebetulan sedang ada di atap Masjid Miftahul Jannah.
"Ya untuk saksi dari pihak keluarga saja, karena dia dituakan," jelas Dwi.
Marhadi sendiri saat itu sedang sibuk memperbaiki lampu di kubah. Ia berjanji akan membantu setelah pekerjaannya selesai. Tak lama kemudian, Iwan dan Bambang pamit untuk turun.
Itulah kali terakhir mereka terlihat. Janji turun itu ternyata tak pernah terealisasi. Hingga Rabu sore, enam hari kemudian, mereka ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di tempat yang sama.
Artikel Terkait
BMKG Kendari Waspadakan Hujan Deras Disertai Petir dan Angin Kencang di Sultra
Cahya Supriadi Dapat Kepercayaan Pertama dari Herdman untuk Timnas Indonesia
Gempa M 5,2 Guncang Konawe Kepulauan Sulteng
Pemerintah Siapkan Kebijakan WFH Satu Hari untuk Hemat BBM