Keluarga yang menjadi korban akhirnya memutuskan melaporkan kejadian ini ke Polres Tuban. Pencarian pun dilakukan. Menurut sejumlah saksi, pelarian si pemuda berakhir di sebuah warung kopi. Petugas menemukannya di sana, sedang menunggu calon pembeli motornya.
Ternyata, dari pemeriksaan polisi, terungkap niat lain FF. Ia berencana menjual motor yang dibawanya kabur. Uang hasil penjualan itu akan dipakai sebagai modal untuk kabur keluar kota, menghindari kejaran polisi.
Namun begitu, rencana itu sudah terlambat. Bobby Wirawan menegaskan bahwa FF kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Atas perbuatannya yang tega menganiaya keluarga, FF kini harus mendekam di sel tahanan," tegas Bobby.
Artikel Terkait
Warga Belanda Tewas Dianiaya Dua Orang Tak Dikenal di Vila Badung
Anggota DPR Peringatkan WFH Jumat Berisiko Picu Long Weekend
Pemerintah Tambah Suntikan Likuiditas Rp100 Triliun, Perpanjang Batas Lapor Pajak
Trump Klaim Iran Diam-Diam Ingin Berunding, Teheran Bantah Tegas