“Untuk kerugian ditaksir mencapai Rp 300 juta,” katanya menyebutkan angka yang tak main-main.
Korban jiwa beruntungnya tak ada. Namun, dua karyawan harus menderita. Salah satunya, seorang pria berinisial YN, mengalami luka bakar cukup serius di bagian muka, leher, dan kedua tangannya.
“Korban ini mengalami luka bakar 18 persen dan dirujuk ke RSUD Koja,” jelas AKP Kiki Tanlim.
Korban kedua adalah seorang wanita, juga karyawan di tempat itu. Dia mengalami shock akibat kejadian mengerikan tersebut.
Dari keterangan yang berhasil dihimpun, awal mula bencana ini ternyata sederhana. Seorang kurir di laundry itu sedang ingin memasak air. Dia menggunakan kompor gas dengan tabung 3 kilogram. Entah bagaimana, tiba-tiba saja api menyembur dari kompor dan selang tabung gas. Dalam sekejap, jilatan api itu menjalar ke seluruh ruangan, mengubah segalanya jadi lautan api. Petugas damkar sendiri baru mendapat laporan dan tiba di lokasi sekitar pukul 14.42 WIB. Satu jam lebih kemudian, baru situasi bisa dikendalikan.
Artikel Terkait
Anggota DPR Usulkan Rabu Sebagai Hari Kerja dari Rumah, Khawatir Jumat Picu Libur Panjang
Arus Mudik Lancar di Brebes-Tegal Meski Volume Kendaraan Capai 300 Ribu
Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Pangkal Balam Mulai Bergerak, Roro Tertunda
Kondisi Mata Andrie Yunus Memburuk, RSCM Temukan Iskemia dan Lakukan Operasi Lanjutan