Di sisi lain, keputusan akhir untuk memanfaatkan YouTube sepenuhnya ada di tangan TVRI. Platform ini akan digunakan jika dinilai memberi dampak positif.
“Kita akan timbang-timbang. Kalau dirasa bisa mendrive penonton dan menarik iklan, ya kita tayangkan di akun YouTube TVRI. Tapi kalau tidak, ya hak siar tetaplah milik kita. FIFA juga menyampaikan begitu,” jelas Usman.
Sebelumnya, FIFA memang mengumumkan kerja sama dengan YouTube untuk mendistribusikan konten Piala Dunia 2026. Strategi ini bagian dari upaya memperluas jangkauan turnamen sepak bola terbesar di dunia itu. Publik bisa mengakses berbagai konten pendukung, meski untuk siaran langsungnya tetap terbatas.
“Jadi, aksesnya bukan bebas. Bukan sembarang YouTube, melainkan ditayangkan khusus di akun pemegang hak siar,” ungkap Usman sekali lagi, menegaskan poin utamanya.
Sebagai official broadcaster untuk Indonesia, TVRI juga akan menayangkan serangkaian laga persahabatan jelang pesta sepak bola tersebut. Pertandingan panas Brasil kontra Prancis, misalnya, akan disiarkan Jumat dini hari nanti, 27 Maret 2026, pukul 02.30 WIB. Siap-siap begadang.
Artikel Terkait
Anggota DPR Usulkan Rabu Sebagai Hari Kerja dari Rumah, Khawatir Jumat Picu Libur Panjang
Arus Mudik Lancar di Brebes-Tegal Meski Volume Kendaraan Capai 300 Ribu
Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Pangkal Balam Mulai Bergerak, Roro Tertunda
Kondisi Mata Andrie Yunus Memburuk, RSCM Temukan Iskemia dan Lakukan Operasi Lanjutan