Jakarta – Usai torehan sejarah di Brasil, Veda Ega Pratama tak punya waktu lama untuk berpuas diri. Pembalap muda asal Gunungkidul itu kini sudah berada di Texas, Amerika Serikat, dengan satu target jelas: naik podium lagi. Kali ini, di Circuit of the Americas (COTA), ia membidik posisi kedua.
Percaya diri Veda tentu sedang di puncak. Baru saja, di Sirkuit Ayrton Senna, remaja 17 tahun itu memecahkan rekor dengan menjadi orang Indonesia pertama yang berdiri di podium Grand Prix Moto3. Finis ketiga di seri sebelumnya itu bukan sekadar kemenangan pribadi, tapi sebuah terobosan bersejarah.
“Modalnya bagus, momentum juga ada. Sekarang tinggal bagaimana mempertahankannya,” kira-kira begitu gambaran kondisi sang pembalap Honda Team Asia saat ini.
Berkat hasil “gacor” di Brasil, posisinya di klasemen sementara Moto3 melonjak drastis. Veda kini mengumpulkan 27 poin dan duduk manis di peringkat ketiga. Yang menarik, jaraknya dengan pembalap di posisi kedua, Marco Morelli, cuma satu poin saja. Ketat banget.
Nah, seri Amerika Serikat 2026 ini jadi ujian sesungguhnya. Bukan cuma soal kecepatan, tapi konsistensi. Apakah Veda Ega Pratama bisa membuktikan bahwa podium pertamanya bukan sekadar keberuntungan? Semua akan terjawab di lintasan COTA yang terkenal menantang itu.
Untuk kamu yang ingin menyaksikan perjuangannya, berikut jadwal lengkapnya dalam waktu Indonesia Barat:
Jumat, 27 Maret
21.00 – 21.35 WIB: FP1 Moto3
Sabtu, 28 Maret
01.15 – 01.50 WIB: Practice Moto3
20.40 – 21.10 WIB: FP2 Moto3
Minggu, 29 Maret
00.45 – 01.00 WIB: Kualifikasi Pertama Moto3
01.10 – 01.25 WIB: Kualifikasi Kedua Moto3
Senin, 30 Maret
00.00 WIB: Race Moto3
Semua mata kini tertuju pada Veda. Bisakah dia menyalip Morelli dan merebut posisi kedua? Atau bahkan, mengintai peluang lebih besar? Kita tunggu aksi sang pendekar di Texas.
Artikel Terkait
Sejarah Panjang di Balik Tradisi Pakaian Hitam saat Pemakaman
Persija vs Persib: Laga Penentu Gelar Juara BRI Super League 2025/2026
Rusia Hapus Pameran Alutsista Berat dari Parade Kemenangan di Moskow untuk Pertama Kalinya dalam 19 Tahun
Pramono Anung Deklarasikan Gerakan Pilah Sampah, Targetkan Selesaikan Masalah Bantargebang