Untuk pertama kalinya dalam hampir dua dekade, perayaan Hari Kemenangan Perang Dunia II di Rusia berlangsung tanpa iring-iringan kendaraan tempur berat yang selama ini menjadi ciri khasnya. Parade yang digelar di Lapangan Merah, Moskow, pada Sabtu (9/5) itu justru menyajikan pemandangan yang jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Acara tahunan yang memperingati kekalahan Nazi Jerman oleh Uni Soviet ini biasanya dimanfaatkan Kremlin untuk memproyeksikan kekuatan militernya ke panggung internasional. Tank, peluncur roket, rudal balistik antarbenua, hingga berbagai persenjataan canggih lainnya lazim dipamerkan dalam pawai megah yang memukau. Namun, tahun ini, semua peralatan berat itu tidak tampak sedikit pun di lokasi utama.
Meskipun demikian, bukan berarti perayaan tersebut benar-benar tanpa kehadiran alutsista. Kremlin memilih untuk menampilkan jet tempur, kapal selam, tank, dan sederet persenjataan lainnya melalui layar raksasa yang telah dipasang di sekitar Lapangan Merah. Keputusan untuk tidak memamerkan peralatan militer secara langsung di depan publik menjadi perubahan signifikan dalam penyelenggaraan parade tahun ini.
Di sisi lain, suasana perayaan juga terasa lebih lengang. Jumlah tamu yang memenuhi tribun VIP jauh berkurang dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Para pemimpin dunia yang biasanya hadir untuk menyaksikan pertunjukan tersebut pun tidak sebanyak dahulu.
Artikel Terkait
Sejarah Panjang di Balik Tradisi Pakaian Hitam saat Pemakaman
Persija vs Persib: Laga Penentu Gelar Juara BRI Super League 2025/2026
Pramono Anung Deklarasikan Gerakan Pilah Sampah, Targetkan Selesaikan Masalah Bantargebang
Polisi Tangkap 321 Orang dalam Penggerebekan Markas Judi Online di Jakarta Barat, 228 di Antaranya WNA Vietnam