Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, yang turut hadir, melihat gelagat baik dari antusiasme yang terus membesar. Menurutnya, ini adalah sinyal untuk mengevaluasi kapasitas program di masa mendatang.
Acara pelepasan di Surabaya itu juga dihadiri sejumlah tokoh, seperti Anggota Komisi VIII DPR RI Ina Amania dan Asisten Gubernur Jatim Akhmad Jazuli. Kehadiran mereka seolah mengukuhkan bahwa kolaborasi semacam ini memang ditunggu.
Secara nasional, program tahun 2026 ini menargetkan 2.700 peserta yang akan diberangkatkan dari empat kota: Surabaya, Lampung, Solo, dan Yogyakarta. Yang mencengangkan, total pendaftar nasionalnya tembus angka lebih dari 11.000 orang. Respons yang luar biasa, bukan?
Pada akhirnya, komitmen BPKH terasa jelas: menghadirkan manfaat konkret dan meringankan beban. Terutama bagi para perantau yang, usai momen kemenangan Idul Fitri, harus kembali berjuang di tanah rantau. Program seperti ini setidaknya membuat langkah mereka kembali bekerja terasa sedikit lebih ringan dan penuh perhatian.
Editor: Redaksi TVRINews
Artikel Terkait
Rekayasa Lalu Lintas One Way Nasional Dimulai di Tol Kalikangkung untuk Arus Balik Lebaran
Arus Balik Lebaran Padatkan Sejumlah Ruas Tol Menuju Jakarta
Pasca-Lebaran 2026, Wisata Samosir Dibanjiri 65 Ribu Kunjungan dalam 6 Hari
4,2 Juta Warga Jakarta Tak Mudik, Pemerintah Dorong Wisata Lokal