Di bawah pengawasan Kapolres, dr. Resmi Suci bersama dua anggotanya, Brigadir Imam Abridin dan TKK Windita Prastika, sigap memberikan pertolongan pertama di tempat. Setelah kondisi korban cukup stabil untuk dipindahkan, mereka pun membawanya ke RSUD Kabupaten Bekasi. Prosesnya cepat, tidak sampai setengah jam sejak ditemukan.
Hasil pemeriksaan di rumah sakit cukup serius. Korban mengalami luka robek di dahi, ukurannya sekitar 5x2 cm. Bahu kirinya juga bermasalah, terasa nyeri dan ada indikasi krepitasi. Tim medis RSUD langsung menjahit lukanya dan memberikan terapi injeksi serta infus.
Untuk saat ini, korban harus dirawat inap dulu. Meski kesadarannya sudah penuh dan kondisi umumnya stabil, dokter masih ingin memastikan tidak ada cedera dalam yang tersembunyi. Rencananya, akan dilakukan CT Scan kepala dan rontgen bahu serta dada. Tindakan itu penting sebagai langkah pencegahan.
Kejadian ini, meski singkat, menunjukkan respons yang cepat di lapangan. Aksi spontan sang Kapolres mengubah rutinitas patroli menjadi operasi pertolongan nyata. Di sisi lain, koordinasi antara petugas di lapangan dan tim medis terlihat cukup solid, yang akhirnya memastikan korban mendapat penanganan sesegera mungkin.
Artikel Terkait
Korlantas Perpanjang Skema One Way Arus Balik Hingga Km 459 Tol Semarang-Solo
Kapolresta Bandung Turun Langsung Atasi Macet Parah di Wisata Pacira Saat Lebaran
BPKH Lepas 675 Peserta Program Angkutan Gratis Balik Kerja di Surabaya
Arus Balik Lebaran: 74 Ribu Kendaraan Sudah Melintasi Eks Gerbang Tol Cikopo Hingga H+3