"Sebuah proyektil menghantam area di luar stasiun pengolahan pipa gas Khorramshahr," ujar Fars mengutip pernyataan gubernur setempat. Besaran kerusakan yang terjadi masih belum jelas, karena tidak dijelaskan lebih lanjut.
Situasi ini terasa ironis, mengingat pernyataan Trump sendiri sebelumnya. Pada Senin (23/3), ia sempat bersikap optimis. "Semuanya berjalan sangat baik" dengan Iran, katanya. Pernyataan itu keluar setelah ia mengumumkan adanya pembicaraan dengan Teheran dan memberikan jeda lima hari terkait ancaman serangan ke pembangkit listrik mereka.
Perubahan sikap mendadak dari Gedung Putah itu terjadi nyaris bersamaan dengan habisnya ultimatum dua hari. Ultimatum itu berisi ancaman akan menyerang jika Iran tidak membuka kembali Selat Hormuz. Di sisi lain, media Iran bersikeras bahwa tidak ada sama sekali negosiasi yang sedang berjalan untuk mengakhiri perang. Jadi, situasinya masih sangat rumit dan penuh ketegangan.
Artikel Terkait
Pelatih Soroti Masalah Konsistensi dan Mental Putri Usai Final Swiss Open
Menkominfo Pastikan Layanan Internet Stabil Selama Arus Balik Lebaran 2026
Korlantas Perpanjang Skema One Way Arus Balik Hingga Km 459 Tol Semarang-Solo
Kapolresta Bandung Turun Langsung Atasi Macet Parah di Wisata Pacira Saat Lebaran