Musik Indonesia Timur Mendominasi Tren Digital, Didorong Kecocokan dengan Platform Seperti TikTok

- Selasa, 24 Maret 2026 | 07:00 WIB
Musik Indonesia Timur Mendominasi Tren Digital, Didorong Kecocokan dengan Platform Seperti TikTok

Kombinasi inilah tempo cepat, ketukan sela yang catchy, plus vokal yang padat yang rupanya sangat cocok dengan ekosistem TikTok. Platform itu bukan cuma soal wajah, tapi juga gerak.

Aris Setiawan, seorang etnomusikolog dari Institut Seni Indonesia Surakarta, punya pandangan yang menarik soal fenomena ini.

"Media sosial, terutama TikTok, tidak hanya menampilkan wajah, tapi juga konstruksi tubuh yang bergerak. Lagu-lagu yang energik dan cepat otomatis menemukan ruangnya," ujarnya pada 9 Februari 2026.

Jadi, bukan kebetulan belaka. Ada kecocokan yang alamiah antara karakter musik yang penuh energi itu dengan hasrat pengguna media sosial untuk mengekspresikan diri lewat gerak. Musik Indonesia Timur bukan sekadar tren sesaat; ia menemukan panggungnya di era di mana segala sesuatu bergerak serba cepat.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar