Arus kendaraan menuju Puncak, Bogor, terpantau jauh lebih lengang hari ini. Ini sudah hari ketiga Lebaran, dan dibandingkan kemarin, volume kendaraan yang memadati jalur wisata itu turun signifikan sekitar 25 persen.
Iptu Afif Widhi Ananto, Kasat Lantas Polres Bogor, mengonfirmasi penurunan itu. "Kalau dibanding hari kemarin, penurunannya sekitar 25% untuk arus dari Jakarta menuju Puncak," ujarnya, Selasa (24/3/2026).
Menurutnya, penurunan itu terlihat jelas dari data. Hingga pukul 09.00 pagi tadi, hanya sekitar 5.000 kendaraan yang masuk via Tol Jagorawi. Angka ini jauh di bawah catatan hari sebelumnya yang pada jam yang sama sudah mencapai 8.000 unit. "Artinya, hari ini turun 3.000 kendaraan," jelas Afif.
Meski arus berkurang, rekayasa lalu lintas tetap diberlakukan. Sistem satu arah atau one way dari arah bawah (Jakarta) menuju Puncak sudah diaktifkan sejak pukul 08.00 WIB. Tujuannya jelas: mengakomodir para wisatawan yang tetap memilih berangkat dari ibu kota.
Kewaspadaan pun tidak dikurangi. Sejumlah titik rawan kemacetan masih jadi perhatian utama, persis seperti hari-hari sebelumnya. Titik-titik itu antara lain Pasir Muncang, Megamendung, dan tentu saja Pasar Cisarua yang terkenal padat.
"Kami bersama Polda Jabar dan Mabes Polri mengerahkan 250 personel. Mereka disebar di sepanjang 22,5 kilometer jalur Puncak," tambah Afif. Pengawalan ketat ini untuk mengantisipasi potongan jalan atau hambatan lain yang bisa mengganggu kelancaran.
Jadi, meski terasa lebih lancar, perjalanan ke Puncak hari ini mungkin masih butuh sedikit kesabaran. Apalagi di tiga titik tadi yang biasanya jadi penyumbat arus lalu lintas.
Artikel Terkait
Wamen Sosial: BMN di Sekolah Rakyat Adalah Amanah Rakyat, Bukan Sekadar Aset
Korban Luka Bakar 50 Persen Kecelakaan Bus ALS Dirujuk ke RS Bhayangkara Palembang
Pemprov DKI Gelar Deklarasi Pilah Sampah dan Pencanangan HUT ke-499 Jakarta di Rasuna Said
Gibran Tekankan Keseimbangan Mutu Akademik dan Kenyamanan Siswa di Sekolah Rakyat