Layanan darurat Magen David Adom, sampai berita ini diturunkan, menyatakan belum ada laporan korban jiwa langsung dari serangan tersebut. Meski begitu, tim paramedis sudah dikerahkan ke satu lokasi yang diduga menjadi titik jatuhnya rudal. Mereka bersiaga.
Serangan ini terjadi di tengah situasi yang sudah panas. Beberapa jam sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Washington telah mengadakan pembicaraan dengan seorang pejabat Iran. Klaim Trump ini, perlu dicatat, langsung dibantah keras oleh pemerintah di Teheran. Jadi, latar belakang serangan pagi ini masih gelap, penuh spekulasi.
Yang jelas, ketegangan di Timur Tengah kembali memuncak. Pagi ini, Yerusalem dibangunkan bukan oleh azan atau sinar matahari, tapi oleh suara ledakan yang berasal dari langit.
Artikel Terkait
Minibus Tabrak 4 Motor di PIK, 2 Tewas dan 7 Luka-Luka
Arus Balik H+2 Lebaran Picu Sistem Satu Arah 9 Jam di Jalur Puncak
Harga Emas Pegadaian Anjlom Signifikan, Emas 1 Gram Turun Rp71 Ribu
Menhub Imbau Pengusaha Logistik Patuhi Aturan Truk Saat Puncak Arus Balik Lebaran