Arus kendaraan pemudik di ruas tol Semarang yang melaju ke arah barat menuju Gerbang Tol Kalikangkung Semarang, Senin (23/3/2026). ANTARA/Zuhdiar Laeis
Di sisi lain, kalau kita lihat pergerakan dari timur ke Jakarta dalam periode H-10 sampai H 1, justru terjadi penurunan. Hanya 232.380 kendaraan yang tercatat, turun 31,49 persen dari angka normal 339.198 kendaraan. Tapi ini wajar, karena fokusnya masih pada arus mudik menuju kampung halaman.
Lonjakan serupa ternyata juga terjadi di sejumlah ruas tol JTT Group di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Di GT Kalikangkung, misalnya, kendaraan menuju Semarang membengkak 127,06 persen menjadi 442.392 unit. Sementara yang meninggalkan Semarang justru turun 14,71 persen.
Pola yang hampir sama terlihat di GT Banyumanik. Arus menuju Solo melonjak 81,03 persen (502.702 kendaraan), sedangkan arus ke Jakarta malah sedikit menurun 5,01 persen.
Lalu bagaimana dengan Jawa Timur? Di GT Warugunung, kendaraan menuju Surabaya naik 18,73 persen, sementara arus ke Jakarta naik lebih tajam, 37,58 persen. Di GT Kejapanan Utama, pergerakan menuju Malang dan Surabaya sama-sama meningkat, meski dengan persentase yang berbeda. Begitu pula di GT Singosari.
"Sementara di GT Singosari, kendaraan menuju Malang tercatat 170.386 unit (naik 4,63 persen), sedangkan arah Surabaya mencapai 160.248 kendaraan (naik 4,36 persen),"
jelas Ria lagi.
Menghadapi puncak arus balik yang diprediksi segera tiba, JTT mengimbau para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati. Merencanakan perjalanan dengan matang adalah kunci. Pastikan kondisi kendaraan prima, pengemudi cukup istirahat, dan yang tak kalah penting: cek bahan bakar serta saldo uang elektronik sebelum masuk tol. Keselamatan harus jadi prioritas utama di tengah kepadatan ini.
Artikel Terkait
Pesawat Militer Kolombia Jatuh di Perbatasan, Puluhan Tewas
Nintendo Switch 2 Didesain dengan Baterai Mudah Diganti, Respons Aturan Uni Eropa
Jadwal Salat Makassar 24 Maret 2026: Subuh 04.51 WITA, Isya 19.23 WITA
Pengelola Terapkan Sistem Buka-Tutup Rest Area KM 52B untuk Antisipasi Macet Jakarta-Cikampek