Vietnam punya rencana besar. Menjelang akhir 2026 nanti, mereka menargetkan untuk memulai pembangunan proyek kereta cepat yang akan membelah negara itu dari Utara ke Selatan. Nilainya fantastis, sekitar 67 miliar dolar AS atau setara Rp1.100 triliun.
Menteri Konstruksi, Tran Hong Minh, baru-baru ini mendesak semua pihak terkait untuk mempercepat persiapan. Menurut sejumlah laporan, pemerintah saat ini sedang sibuk dengan berbagai hal krusial. Mulai dari proses pembebasan lahan, pemilihan konsultan, hingga menyelesaikan mekanisme spesifik proyek ini.
Rutenya sendiri cukup panjang. Kereta cepat itu akan membentang sejauh 1.541 kilometer, melintasi 20 dari total 34 kota dan provinsi di Vietnam. Bayangkan saja, perjalanan dari Hanoi ke Ho Chi Minh City bisa ditempuh dalam waktu yang jauh lebih singkat.
Di sisi lain, langkah ini bukan cuma soal transportasi. Ini adalah bagian dari strategi besar Vietnam untuk mempertahankan laju ekonominya yang sedang pesat. Dengan menggenjot investasi publik, mereka berharap momentum pertumbuhan tinggi beberapa tahun terakhir bisa terus terjaga.
Artikel Terkait
Cadangan Beras Tembus 3 Juta Ton, Prabowo: Tertinggi Sepanjang Sejarah RI
Suami Boiyen Dilaporkan ke Polda Metro Terkait Dugaan Penipuan Investasi Rp 300 Juta
Patra Jasa Gerakkan Seluruh Lini Bantu Korban Banjir Bandang Sumatra
DPR Soroti Restrukturisasi BUMN: Delisting Bukan Akhir Segalanya