Pemerintah Targetkan 104 Sekolah Rakyat Baru untuk Akses Pendidikan Keluarga Miskin Ekstrem

- Senin, 23 Maret 2026 | 18:00 WIB
Pemerintah Targetkan 104 Sekolah Rakyat Baru untuk Akses Pendidikan Keluarga Miskin Ekstrem

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan komitmen pemerintah lewat keterangan tertulisnya.

“Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas,” ujarnya, Senin (23/3/2026).

Perkembangannya sendiri cukup beragam di tiap daerah. Di Jawa Tengah, misalnya, kemajuannya terbilang signifikan. Proyek di sana tersebar di 11 titik, dibagi jadi dua wilayah kerja. Wilayah pertama mencakup Banyumas, Cilacap, Brebes, Wonosobo, dan Temanggung. Sementara wilayah kedua menjangkau Jepara, Pati, Rembang, Sragen, Sukoharjo, plus Kota Semarang.

Dari semua titik itu, ada yang progresnya melebihi rata-rata nasional. Kabupaten Sragen, contohnya, disebut-sebut mencatat kemajuan konstruksi yang cukup tinggi. Ini tentu kabar baik.

Intinya, koordinasi antara Kementerian PU dan pemerintah daerah terus diperkuat. Tujuannya jelas: memastikan semua proyek Sekolah Rakyat Tahap II ini selesai tepat waktu. Harapannya besar. Kehadiran fasilitas pendidikan baru ini bukan cuma soal gedung, tapi tentang membuka pintu yang lebih lebar untuk pemerataan kualitas belajar mengajar di seluruh Indonesia.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar