Menurut sejumlah saksi, pernyataan itu juga memperingatkan skenario terburuk. Jika terjadi, seluruh Teluk Persia bakal menghadapi kondisi mirip Selat Hormuz, dan itu akan berlangsung lama. Intinya, jalur maritim utama itu terancam ditutup.
"Tanggung jawab atas semua konsekuensi ini ada di pundak pihak yang memulai serangan," begitu bunyi pernyataan itu, menegaskan posisi mereka.
Di sisi lain, Dewan juga memberi catatan. Mereka bilang, satu-satunya jalan aman bagi "negara-negara non-agresif" untuk melintasi Selat Hormuz adalah dengan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Iran. Titik.
Artikel Terkait
Libur Panjang Awal April 2026: Jumat Agung hingga Paskah Bentuk Long Weekend Tiga Hari
Kecelakaan Mudik Lebaran 2026 Turun, Korban Jiwa Anjlom 28%
Air Terjun Batu Ampar di Lingga Ramai Dikunjungi Saat Libur Lebaran
Timberwolves Tanpa Edwards Kalahkan Celtics, Nuggets Komplit Kembali