Nurul Santi Bertaruh Nyawa Melawan Piton Raksasa di Tengah Malam

- Senin, 26 Januari 2026 | 23:10 WIB
Nurul Santi Bertaruh Nyawa Melawan Piton Raksasa di Tengah Malam

Hampir saja berakhir tragis. Nurul Santi, seorang wanita berusia 50 tahun, selamat dari mencekamnya serangan ular piton raksasa sepanjang delapan meter di Kabupaten Maros. Ia digigit dan dililit oleh reptil itu sebelum akhirnya diselamatkan.

Kejadiannya berlangsung di tengah malam yang sunyi, tepatnya Kamis pekan lalu. Sekitar pukul satu dini hari waktu setempat, Nurul turun ke genangan air di sekitar rumahnya di Dusun Batu Napara, Desa Baruga. Rupanya, dia mengira waktu sudah menjelang Subuh.

"Itu sebenarnya baru jam 1 malam, dia kira sudah jam 4 subuh," jelas Najamuddin, Kepala Dusun setempat.

Najamuddin melanjutkan, "Pas turun di air setinggi lutut itu langsung dipatok ular, digigit betisnya."

Serangan itu tak berhenti di gigitan. Ular tersebut langsung melilit kaki korban, dari bawah hingga ke atas lutut. Dalam kondisi terjepit, Nurul berusaha melawan dengan sekuat tenaga. Suara teriakannya memecah keheningan malam.

"Korban melawan dan meronta, untung teriak, terus anaknya yang bantu tolong," ujar Najamuddin.

Teriakan minta tolong itu akhirnya didengar. Warga bergegas ke lokasi dan berhasil melumpuhkan ular piton yang ukurannya benar-benar mengerikan. Menurut penuturan Najamuddin, diameter tubuh ular itu sebesar ember cat berkapasitas lima liter cukup besar untuk menelan seorang manusia dewasa.

Setelah diselamatkan, kondisi Nurul Santi langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Namun begitu, dikabarkan ia memilih pulang lebih cepat dari anjuran medis. Alasannya, terkait dengan urusan keluarga yang mendesak.

Peristiwa di Bantimurung ini kembali mengingatkan betapa dekatnya kehidupan warga dengan alam, dan kadang, dengan bahaya yang mengintai di baliknya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar