Ilustrasi Makan Bergizi Gratis (MBG). Foto- Metrotvnews.com/Hendrik
Dadan menjelaskan, kelengkapan sertifikasi ini nantinya bakal jadi patokan untuk mengklasifikasi atau memberi gradasi pada setiap SPPG. Harapannya, sistem seperti ini bisa bikin standar mutu yang terukur. Alhasil, peningkatan kualitas layanan bisa berjalan terus-menerus.
Namun begitu, ada tantangannya. Lembaga akreditasi SPPG tingkat nasional belum terbentuk. Sambil menunggu, BGN tak mau diam. Mereka akan bikin Tim Klasifikasi SPPG internal dulu. Tim inilah yang bakal ngelakuin penilaian awal dan mempersiapkan segalanya untuk sistem akreditasi eksternal yang lebih solid nantinya.
“Kita siapkan dari dalam dulu secara sistematis,” tegas Dadan.
Langkah-langkah ini jelas bagian dari upaya strategis. Tujuannya satu: memastikan program pemenuhan gizi buat rakyat ini bener-bener optimal, aman, dan memenuhi standar. Baik standar dalam negeri maupun internasional.
Artikel Terkait
Masjid At-Thohir di Los Angeles Jadi Pusat Ibadah dan Perekat Diaspora Indonesia
Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Genjot Digitalisasi dalam 5 Tahun
Arus Balik Mudik Mulai Padati Jalan Alternatif Cibubur
Libur Lebaran 2026 Resmi Berakhir, Aktivitas Penuh Dimulai 30 Maret