Rekayasa lalu lintas one way menuju Jakarta akhirnya diterapkan di Tol Cipali. Pemberlakuannya dimulai Senin sore, tepatnya pukul 17.08 WIB. Langkah ini diambil untuk mengurai kepadatan arus balik mudik yang kian terasa.
Menurut Ardam Rafif Trisilo, selaku Dept. Head Sustainability Management & Corporate Communications Astra Tol Cipali, kebijakan ini merupakan bagian dari skema rekayasa lalu lintas one way lokal. Cakupannya membentang dari KM 263 (Pejagan–Pemalang) hingga KM 70 (Jakarta–Cikampek).
“Kami juga mengimbau agar tidak berhenti di bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat,” tegas Ardam dalam keterangannya di Subang.
Persiapan sebenarnya sudah digelar jauh sebelumnya. Sterilisasi jalur arah Jakarta dan rest area dilakukan sejak pukul 14.00 WIB. Jadi, ketika one way resmi berlaku, kondisi jalan sudah siap.
Nah, soal efektivitas, data berbicara. Dalam periode 00.00 hingga 17.00 WIB di H 1 Lebaran ini, arus menuju Jakarta lewat Cipali memang melonjak. Sekitar 38 ribu kendaraan tercatat melintas dari Cikopo menuju ibu kota. Angka itu melambung 101 persen dibanding hari sebelumnya. Meski ramai, lalu lintas masih tergolong lancar.
Artikel Terkait
Lalu Lintas Tol Cipali Tersendat Parah, Antrean Mengular Hingga Belasan Kilometer
Lonjakan 55% Penumpang di Terminal Malalayang Saat Mudik Lebaran 2026
Taman Bendera Pusaka Jadi Primadona Baru Libur Lebaran, Dipadati Pengunjung
Ketua Parlemen Iran Peringatkan Serangan AS Bisa Hancurkan Infrastruktur Energi Timur Tengah