Gelombang Arus Balik Lebaran Capai Puncak, 51 Ribu Penumpang Tiba di Jakarta

- Senin, 23 Maret 2026 | 11:15 WIB
Gelombang Arus Balik Lebaran Capai Puncak, 51 Ribu Penumpang Tiba di Jakarta

Gelombang arus balik Lebaran mulai terasa di Jakarta. Stasiun-stasiun kereta api di ibukota ramai oleh para pemudang yang kembali dari kampung halaman. Senin kemarin, 23 Maret 2026, tercatat lebih dari 51 ribu penumpang tiba di wilayah Daop 1 Jakarta. Angka ini jelas melampaui jumlah keberangkatan yang hanya sekitar 44 ribu orang.

Menurut Franoto Wibowo, Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, tren kedatangan ini masih akan berlanjut. Puncaknya diperkirakan terjadi sepanjang pekan ini, mulai Senin hingga 29 Maret nanti.

"Setiap harinya, kami memperkirakan volume penumpang yang tiba bisa antara 48 ribu sampai 51 ribu orang. Tren ini akan berlangsung hingga mendekati akhir masa angkutan Lebaran," jelas Franoto dalam keterangan tertulisnya.

Lalu, di stasiun mana saja kerumunan itu terpusat? Ternyata, empat stasiun utama menjadi titik terpadat. Pasar Senen memimpin dengan 16.945 kedatangan, diikuti Gambir (16.404), Bekasi (8.210), dan Jatinegara (5.480). Sisanya tersebar di stasiun-stasiun lain di bawah pengawasan Daop 1.

Mereka yang datang mayoritas adalah warga Jakarta yang sebelumnya mudik ke sejumlah kota di Jawa. Asal-usulnya beragam, mulai dari Semarang, Yogyakarta, hingga Surabaya. Tak ketinggalan juga dari kota-kota seperti Jember, Purwokerto, Bandung, Malang, Solo, dan Kutoarjo.

Untuk menampung gelombang ini, KAI Daop 1 Jakarta tak main-main. Setiap hari, mereka mengerahkan 88 perjalanan kereta jarak jauh. Rinciannya, 68 di antaranya adalah KA reguler, ditambah 13 KA tambahan dari Gambir dan tujuh lagi dari Pasar Senen.

Penumpang kereta api. Foto: Metro TV/Aris Setya.

Kalau dihitung total, selama periode angkutan Lebaran 11 Maret sampai 1 April 2026, KAI menyediakan lebih dari 1 juta tempat duduk. Hingga saat ini, penjualan tiket sudah mencapai 802.501 dengan tingkat okupansi rata-rata 74 persen. Cukup padat, tapi ternyata masih ada sisa kursi.

Ya, meski ramai, masih ada sekitar 276 ribu tempat duduk yang kosong untuk perjalanan tanggal 23 Maret hingga 1 April mendatang. Kabar baik buat yang belum dapat tiket.

“Kami imbau masyarakat yang belum punya tiket untuk buruan pesan. Ketersediaan kursi masih cukup, apalagi untuk perjalanan setelah tanggal-tanggal puncak nanti,” pungkas Franoto.

Jadi, buat yang masih di kampung, persiapan untuk kembali ke Jakarta tampaknya perlu dipercepat. Kereta masih ada, tapi waktu pemesanannya tentu semakin sempit.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar