Motif Mengerikan di Balik Mutilasi Istri Siri di Samarinda
Warga Samarinda digegerkan oleh penemuan mengerikan di kawasan Sempaja Utara, Sabtu (21/3/2026) lalu. Anak-anak yang sedang bermain di semak-semak Jalan Gunung Pelandu menemukan karung berisi potongan tubuh manusia. Tubuh korban terpotong menjadi tujuh bagian.
Polisi bergerak cepat. Tim Inafis Polresta Samarinda berhasil mengidentifikasi korban lewat sidik jari. Korban adalah seorang perempuan berinisial S (35), asal Pemalang, Jawa Tengah. Hanya dalam waktu kurang dari 12 jam, dua tersangka berhasil diringkus.
Yang mengejutkan, pelaku utamanya adalah suami siri korban sendiri, seorang pria berinisial J (53). "Dua tersangka pelaku berhasil diamankan di hari yang sama dan satu di antaranya merupakan suami siri korban," tegas Kapolresta Samarinda, Kombes Hendri.
J ditangkap saat bersembunyi di sebuah masjid. Sementara seorang perempuan lain berinisial R (56) diamankan di rumahnya.
Lantas, apa motif di balik kekejian ini? Menurut pengakuan pelaku, ini berawal dari sakit hati. J mengaku kesal karena kerap dituduh berselingkuh oleh korban. Rasa dendam itu ternyata sudah mengendap lama.
Kapolresta Hendri mengungkapkan, rencana jahat ini bahkan sudah disiapkan sejak Januari lalu. "Pelaku sudah merencanakan untuk menghabisi korban sejak Januari lalu dan bahkan sudah mengecek lokasi pembuangan mayat. Pelaku mengaku sakit hati karena dituduh berselingkuh," ujarnya, Minggu (22/3/2026).
Artikel Terkait
Ribuan Pengunjung Serbu Ragunan di H+2 Lebaran, Angka Diprediksi Tembus 100 Ribu
TMII Jadi Alternatif Mudik, Pengunjung Nikmati Keliling Indonesia di Hari Lebaran
Pakar Keuangan Beri Tips Pulihkan Keuangan Usai Lebaran
Mobil Travel Muat 13 Penumpang Plus Motor di Atap, Dicegat Polisi di Luwu