Kronologi Lengkap Pria Tewas Tertabrak KRL di Kalibata: Diduga karena Telepon Saat Menyeberang

- Rabu, 19 November 2025 | 22:42 WIB
Kronologi Lengkap Pria Tewas Tertabrak KRL di Kalibata: Diduga karena Telepon Saat Menyeberang
Kronologi Pria Tewas Tertabrak KRL di Kalibata: Diduga Sambil Telepon Saat Menyeberang Rel | Laporan Investigasi

Kronologi Pria Tewas Tertabrak KRL di Kalibata: Diduga Sambil Telepon Saat Menyeberang Rel

JAKARTA – Seorang pria berusia sekitar 30 tahun tewas setelah tertabrak Kereta Rel Listrik (KRL) di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (19/11) malam. Korban dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian akibat luka parah yang diderita.

Laporan Awal dan Temuan di Lokasi

Petugas Keamanan KAI, Yadi, mengungkapkan bahwa laporan pertama mengenai insiden ini diterima sekitar pukul 19.00 WIB. Setibanya di lokasi, tim menemukan korban telah tergeletak tak bernyawa di pinggir rel.

"Ke sini udah tergeletak ada di pinggir posisinya sih, belum ada yang megang. Nanya identitas (ke warga sekitar), enggak ada yang kenal, katanya bukan warga sini," ujar Yadi.

Diduga Menyeberang Rel Sambil Telepon

Berdasarkan informasi sementara, korban diduga sedang menyeberang dari jalan Rawajati Timur menuju Rawajati Barat yang terpisah oleh jalur rel. KRL yang menabrak korba berasal dari arah Jakarta menuju Bogor.

Sejumlah saksi mata menyebutkan bahwa korban terlihat sedang menelepon saat menyeberang rel, yang diduga menjadi penyebab utama ia tidak menyadari kedatangan kereta.

Kondisi Korban dan Proses Evakuasi

Petugas Satpol PP Rawajati, Theodorus, yang turut menangani kasus ini, menjelaskan kondisi korban yang memprihatinkan.

“Meninggal di tempat di situ, kisaran jam 19.02 WIB. Rahang dan wajah korban remuk, serta mengalami luka di bagian kepala,” kata Theodorus.

Proses evakuasi baru dapat dilakukan sekitar pukul 21.14 WIB, atau lebih dari dua jam setelah kejadian. Warga setempat masih berkerumun menyaksikan proses evakuasi jenazah.

Identitas Korban Masih Diselidiki

Hingga saat ini, identitas korban masih belum dapat dipastikan. Petugas hanya menemukan selembar surat keterangan kehilangan atas nama Muhammad Solihin yang diduga berasal dari Lampung.

“Info yang saya dapat atas nama Muhammad Solihin, bukan (orang sini), domisili Lampung, hanya ada surat kehilangan (di badannya), umurnya sekitar 30an,” papar Theodorus.

Jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Fatmawati untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Peringatan Keselamatan di Area Rel Kereta

Insiden ini kembali mengingatkan pentingnya keselamatan saat melintas di area rel kereta api. Masyarakat diimbau untuk menggunakan jembatan penyeberangan yang tersedia dan tidak menggunakan ponsel saat menyeberang rel guna menghindari risiko kecelakaan serupa.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar