"Sekitar pukul 17.00 WIB, korban terlihat di dekat pecahan ombak. Jasad korban kemudian terdorong arus ke pinggir pantai," ujarnya, Senin (23/3/2026).
Hanya sekitar 200 meter dari titik ia hilang, petugas yang berjaga akhirnya bisa melakukan evakuasi. Mereka sigap bergerak saat melihat jasad itu mulai terbawa ke bibir pantai.
Cuaca dan ombak yang tak bersahabat diduga menjadi penyebab utama musibah ini. Pantai Karangnaya memang dikenal memiliki arus bawah yang kuat dan kerap mengecoh para pengunjung. Sayangnya, peringatan itu sering kali diabaikan.
Keluarga korban telah diberitahu dan proses lebih lanjut sedang dilakukan. Kejadian ini kembali mengingatkan betapa berbahayanya bermain di pantai tanpa memahami kondisi alam sekitarnya.
Artikel Terkait
Pemerintah Pastikan Stabilitas Harga Pangan Ramadan-Lebaran 2026
Prabowo Tegaskan Ekspor Mineral Kritis ke AS Wajib Olah Dalam Negeri
Pemkab Sukoharjo Beri Pembinaan ke Kades yang Tak Izinkan Salat Id Lebih Dulu
Korlantas Imbau Pemudik Hindari Puncak Arus Balik 24 Maret 2026