Lantas, bagaimana dengan skema daring yang baru dirancang ini? Rencananya, kebijakan ini masih dalam tahap perencanaan matang dan baru akan diterapkan sekitar bulan April, usai Lebaran. Menko PMK Pratikno menjelaskan, nantinya penerapan pembelajaran daring akan disesuaikan dengan karakteristik mata pelajaran atau kuliahnya. Tidak seragam.
Misalnya, untuk kegiatan yang bersifat praktikum, diarahkan agar tetap dilaksanakan secara tatap muka. Tujuannya jelas: menjaga kualitas proses belajar. Pendekatan ini diambil dengan mempertimbangkan keragaman jenjang pendidikan dan kebutuhan spesifik masing-masing bidang.
Pratikno menegaskan, ada prinsip utama yang harus dipegang.
"Pemerintah perlu memastikan bahwa langkah penghematan energi tidak mengganggu proses pembelajaran maupun pelayanan publik lainnya," katanya.
Jadi, di satu sisi ada urgensi menghemat energi, di sisi lain ada tantangan besar mencegah terulangnya learning loss. Jalan tengahnya harus benar-benar ditemukan.
Artikel Terkait
Lille Kalahkan Marseille 2-1 di Velodrome, Persaingan Papan Atas Ligue 1 Makin Ketat
Gubernur Sultra Gelar Open House Lebaran, Biaya Ditanggung Pribadi
Dua Prajurit Marinir Tewas, Senjata Hilang dalam Baku Tembak dengan KKB di Maybrat
Mobil Terbalik di Depan LP Cipinang, Tidak Ada Korban Jiwa