Meski arus sudah normal, imbauan untuk berhati-hati tetap digaungkan. Pengendara diminta tidak lengah. Menjaga jarak aman, mematuhi batas kecepatan, dan memastikan kondisi kendaraan prima adalah hal wajib.
“Serta memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, memanfaatkan rest area secara bijak dan tidak berlama-lama,” tambah Ria menutup pernyataannya.
Sebelumnya, skema contraflow ini memang sempat disesuaikan. Penerapannya bersifat situasional, menimbang aspek keselamatan dan efektivitasnya meredam kemacetan. Akses masuk di KM 55 bahkan sempat dialihkan ke titik lain lebih awal hari ini.
Namun begitu, semua penyesuaian itu kini sudah berakhir. Tol Jakarta-Cikampek sepenuhnya kembali ke pola reguler, menandai puncak arus mudik Lebaran benar-benar telah usai.
Artikel Terkait
Konfrontasi AS-Israel-Iran Ubah Peta Persepsi dan Kekuatan di Timur Tengah
Presiden Prabowo Manfaatkan Idulfitri untuk Telepon Sejumlah Pemimpin Negara Muslim
Prabowo Targetkan 300.000 Sekolah Direnovasi dan Digitalisasi Penuh dalam 5 Tahun
Diaspora Indonesia di Swedia Rayakan Idulfitri Sederhana di Tengah Inflasi Tinggi