Di Stadion San Siro yang ramai, AC Milan akhirnya menuntaskan tugas dengan kemenangan sengit atas Torino. Skor akhir 3-2 mungkin terlihat tipis, tapi drama yang tersaji sepanjang 90 menit itu sungguh menguras emosi. Rossoneri harus berjuang mati-matian untuk meredam perlawanan gigih Il Toro, yang tak pernah benar-benar menyerah.
Milan membuka keran gol lebih dulu. Sekitar tujuh menit jelang turun minum, Strahinja Pavlovic berhasil melepaskan diri dari kawalan ketat. Tendangannya yang meluncur deras itu tak bisa dibendung kiper Alberto Paleari. San Siro pun bergemuruh.
Namun begitu, sorak-sorai itu tak berlangsung lama. Torino langsung membalas! Hanya berselang beberapa menit, tepatnya di masa injury time babak pertama, Giovanni Simeone melepaskan tembakan. Mike Maignan sudah berusaha menghalau, tapi bola tetap masuk. Skor pun menjadi 1-1.
Babak kedua baru berjalan sepuluh menit, Milan kembali unggul. Kerjasama apik Christian Pulisic dan Adrien Rabiot berbuah manis. Umpan silang Pulisic disambar Rabiot dengan sempurna, mengoyak gawang Torino untuk kedua kalinya.
Belum dua menit berlalu, gawang Paleari kembali bobol. Kali ini, Youssouf Fofana yang jadi eksekutor setelah menerima umpan matang Zachary Athekame. 3-1 untuk Milan. Semua seakan sudah beres.
Tapi Torino punya cerita lain.
Artikel Terkait
Gus Imin: Idul Fitri Momentum Perkuat Persatuan dan Solidaritas Sosial
Gempa 4,7 SR Guncang Banggaikep, Belum Ada Laporan Kerusakan
Everton Hajar Chelsea 3-0, Peluang The Blues ke Liga Champions Semakin Tipis
Everton Hajar Chelsea 3-0, Perkasa di Goodison Park