Reaksi klub Turki itu pun cepat. Manajemen langsung menghubungi UEFA. Mereka geram, dan ancaman hukum pun mulai dilayangkan.
Sekretaris Jenderal Galatasaray, Eray Yazgan, menegaskan pihaknya sedang berkonsultasi dengan pengacara untuk menuntut ganti rugi. "Kami telah mengajukan keluhan kepada perwakilan UEFA," ujarnya kepada media Turki, Habertürk Spor.
Dia melanjutkan, nada suaranya tegas. "Kami akan menuntut kompensasi, termasuk terkait beban gaji pemain selama masa pemulihan. Jika tuntutan tidak dipenuhi, kami akan membuka kemungkinan untuk menempuh jalur hukum."
Insiden ini tentu jadi catatan kelam di tengah hiruk-pikuk laga Champions League. Keamanan infrastruktur di pinggir lapangan, sekali lagi, dipertanyakan. Sementara untuk Lang, perjalanannya masih panjang dimulai dari meja operasi di kota Liverpool.
Artikel Terkait
Jepang Juara Piala Asia Putri 2022 Usai Kalahkan Australia 1-0 di Final
AC Milan Tuntaskan Perlawanan Sengit Torino dengan Skor 3-2
Dua Pencuri Motor Diamuk Massa Saat Lebaran di Cirebon
Mudik Lebaran 2026: Penumpang Angkutan Umum Tembus 10 Juta, Naik 9,23 Persen