Santri dan Polisi Satu Cangkul di Bukit Kapur, Wujudkan Green Policing Lewat Bibit

- Kamis, 18 Desember 2025 | 22:20 WIB
Santri dan Polisi Satu Cangkul di Bukit Kapur, Wujudkan Green Policing Lewat Bibit

Hari Kamis lalu, suasana Pondok Pesantren Al-Harokah Darunnajah 12 di Bukit Kapur, Dumai, tampak berbeda. Bukannya belajar di kelas, puluhan santri justru asyik memegang cangkul dan bibit pohon. Rupanya, Polsek Bukit Kapur lagi mengajak mereka berpartisipasi dalam aksi penanaman pohon. Ini adalah bagian dari komitmen "Green Policing" yang terus digaungkan.

Menurut sejumlah saksi, acara itu berlangsung cukup meriah. Hadir dalam kesempatan tersebut, beberapa perwira seperti Kanit Binmas Iptu Satam, Kanit Propam Aiptu M Ishamdi, dan Kanit Samapta Aipda FH Sihombing. Mereka nampak akrab bercengkerama dengan para santri. Pimpinan ponpes, Ustaz Farid, juga turut serta memberikan dukungan penuh. Kerja sama antara aparat dan lembaga pendidikan ini terlihat sangat solid.

Sebelum tanah digali dan bibit ditanam, Kanit Binmas lebih dulu memberikan edukasi singkat. Intinya sih, menyadarkan anak-anak muda tentang betapa krusialnya peran pohon untuk masa depan mereka. “Kalian yang nanti akan merasakan manfaatnya,” kira-kira begitu pesan yang disampaikan. Setelah itu, barulah kegiatan penanaman dilakukan bersama-sama. Acara ditutup dengan foto bersama yang penuh canda.

Kapolres Dumai, AKBP Angga Febrian Herlambang, jelas sangat mengapresiasi langkah ini. Baginya, ini adalah bentuk nyata dari program "Green Policing" yang dicanangkan Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan.

“Kegiatan di ponpes ini punya arti yang dalam. Target kami sebenarnya sederhana: menumbuhkan kesadaran untuk menjaga lingkungan sejak usia dini. Para santri inilah calon pemimpin masa depan yang akan meneruskan upaya pelestarian alam,” ujar Angga.

Dia juga tak lupa mengucapkan terima kasih pada pihak pesantren. Antusiasme dari Ustaz Farid, para guru, dan santri dinilainya luar biasa.

“Dukungan mereka sangat berarti. Harapan saya, nilai-nilai cinta lingkungan ini nggak cuma jadi teori di sekolah, tapi betul-betul dipraktikkan di rumah dan lingkungan masyarakat,” imbuhnya.

Angga pun menegaskan satu hal penting. Bagi dia, "Green Policing" ini bukan sekadar program seremonial belaka.

“Ini adalah komitmen. Komitmen jangka panjang Polda Riau untuk ikut aktif menjaga bumi dan ekosistemnya,” pungkasnya tegas.

Jadi, lewat aksi nyata seperti ini, polisi ingin menunjukkan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Dan itu bisa dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menanam sebatang pohon.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar