Umat Muslim Iran Jalankan Salat Idulfitri di Tengah Situasi Perang

- Sabtu, 21 Maret 2026 | 23:30 WIB
Umat Muslim Iran Jalankan Salat Idulfitri di Tengah Situasi Perang

Siaran itu juga menampilkan suasana serupa dari kota-kota lain. Dari Arak di bagian tengah, Zahedan di tenggara, hingga Abadan di wilayah barat. Ritual yang sama, perasaan yang mungkin serupa: sebuah tekad untuk tetap menjalankan ibadah di tengah kepungan konflik.

Menurut laporan, serangan gabungan AS-Israel pada 28 Februari lalu memang telah memicu perang ini. Korban berjatuhan, termasuk sejumlah pejabat tinggi. Pemimpin tertinggi Iran pun disebut-sebut menjadi salah satu korban dalam gelombang serangan tersebut.

Jadi, di hari yang seharusnya penuh sukacita ini, langkah kaki jemaah terasa lebih berat. Doa-doa yang dipanjatkan tentu tak hanya untuk kesalehan pribadi, tetapi juga untuk perdamaian dan keselamatan negeri mereka yang sedang terluka.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar