Suasana Masjid Darussalam di Aceh Tamiang pagi itu terasa hangat. Tepat pukul tujuh lebih sepuluh menit, Presiden Prabowo Subianto telah hadir dan mengikuti rangkaian salat Idul Fitri. Khutbah yang disampaikan Kapten Inf Zulkhaizir pun disimaknya dengan khusyuk.
Begitu salat dan selawat usai, jemaah pun ramai berdiri untuk bersalaman. Tak butuh waktu lama, sebuah antrean terbentuk. Mereka ingin menyapa langsung sang Presiden yang berdiri tak jauh dari mimbar. Prabowo dengan sabar menyambut setiap uluran tangan, disertai senyum dan sapaan khasnya.
Namun begitu, momen silaturahmi itu tak berhenti di situ. Usai berhalalbihalal dengan masyarakat, Prabowo kemudian membagikan paket sembako langsung ke warga. Tas-tas berwarna biru itu diserahkan satu per satu, disertai obrolan singkat yang mencairkan suasana.
Sebelum meninggalkan lokasi, ia menyempatkan diri meninjau hunian sementara yang dibangun untuk korban bencana. Bangunan-bangunan itu terlihat rapi dan sudah ditempati. Dari pantauan di lokasi, Prabowo tampak didampingi sejumlah pejabat, antara lain Mendagri Tito Karnavian, Mensesneg Prasetyo Hadi, dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf.
Pemulihan Pasca Bencana: Hampir Tuntas
Dalam kesempatan itu, Prabowo tak lupa mengapresiasi upaya pemulihan pasca bencana di wilayah Aceh Tamiang. Menurutnya, proses penanganan dan perbaikan berjalan dengan sangat cepat.
"Perbaikannya, pemulihannya sangat cepat. Alhamdulillah hampir 100 persen,"
Ucapnya usai menunaikan salat Id.
Dia menekankan, saat ini sudah tak ada lagi pengungsi yang tinggal di tenda. Mereka semua telah dipindahkan ke hunian, baik yang bersifat sementara maupun permanen.
"Di tenda sudah nggak ada lagi, 100 persen semua sudah keluar dari tenda. Masuk ke hunian sementara atau hunian tetap,"
tambahnya.
Rasa terima kasihnya juga ditujukan kepada seluruh pihak yang terlibat. Dari aparat TNI-Polri, BNPB, hingga pemerintah daerah. Kerja keras merekalah, kata Prabowo, yang membuat kemajuan ini bisa dirasakan langsung oleh warga.
"Saya sangat bangga, terima kasih kepada semua petugas... Mereka kerja luar biasa bantu rakyat di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat dan provinsi lainnya,"
jelasnya.
Tak berlama-lama di Aceh, Presiden kemudian bertolak ke Jakarta. Penerbangan itu membawanya kembali ke Istana Negara, mengakhiri kunjungan singkat yang penuh makna di hari yang fitri ini.
Artikel Terkait
Kim Jong Un Diduga Siapkan Putrinya sebagai Penerus, Gaya Busana Kim Ju Ae Jadi Strategi Politik
Mantan Bos Sritex Iwan Setiawan Divonis 14 Tahun Penjara atas Korupsi Kredit Perusahaan
AHY Dorong Koridor Hijau Jadi Standar Baru Infrastruktur Nasional
Program Cek Kesehatan Gratis Capai 100 Juta Peserta, 663 Ribu Anak Terindikasi Hipertensi