Jakarta - Hubungan mereka sempat merenggang, bahkan sangat dingin. Itu terjadi setelah The Beatles bubar di tahun 1970. Tapi Paul McCartney baru-baru ini membuka kisah menyentuh soal bagaimana dirinya dan mendiang John Lennon akhirnya berdamai. Menjelang akhir hayat Lennon, hubungan mereka justru perlahan mencair.
Yang menarik, rekonsiliasi dua legenda musik ini tak datang dari pembicaraan besar atau kesepakatan bisnis. Tidak. Semua berawal dari hal-hal remeh-temeh dalam keseharian. Menurut McCartney, mereka kembali terhubung lewat obrolan ringan. Topiknya? Masak-memasak, resep, atau cerita seputar mengurus anak.
Hal-hal kecil itulah yang jadi jembatan. Menyembuhkan retakan lama yang ditinggalkan oleh berbagai konflik di masa lalu.
McCartney merasa, justru di titik itu hubungan mereka terasa lebih damai. "Dulu, tekanan sebagai musisi terkenal di seluruh dunia itu sangat besar," katanya. Kini, mereka cuma dua orang tua yang punya masalah serupa dalam kehidupan domestik. Kesamaan itulah yang mendekatkan mereka kembali.
Ia pun bersyukur. Damai itu sempat mereka raih sebelum segalanya berakhir.
Artikel Terkait
Pemerintah Kaji WFH, Arahan Langsung dari Presiden Prabowo
Umat Muslim Iran Jalankan Salat Idulfitri di Tengah Situasi Perang
Mantan Striker Kamerun Ungkap Tawaran Villarreal untuk Yohanes Pahabol Ditolak
Pelatih Kaledonia Baru Umumkan Skuad 26 Pemain untuk Perebutan Tiket Piala Dunia 2026