"Terus ini kita dikasih makanan jatah mereka yang di dalam. Disuruh bawa biar merasakan katanya keluarga makanannya," tutur Silvia.
Dia lalu memperlihatkan isinya: nasi, sayur, telur, dan sepotong buah. Katanya, makanan itu sengaja tidak dimakan oleh para tahanan dan diminta dibawa pulang. "Emang kebagian jatahnya aja," ucapnya singkat.
Kunjungan hari itu memang lebih lama dari biasa. Silvia menyebut waktu berkunjung diperpanjang, mulai pukul 10 pagi hingga jam 1 siang. "Kalau hari raya dilebihkan satu jam dari hari biasa," imbuhnya.
Momen pertemuan keluarga ini memang sengaja difasilitasi KPK untuk 81 tahanan mereka di momen Lebaran 2026. Menurut Jubir KPK Budi Prasetyo, langkah ini diambil untuk menjunjung prinsip hak asasi manusia.
Budi menegaskan, fasilitas diberikan dengan tetap memerhatikan aspek keamanan. "Dengan demikian, KPK menegaskan bahwa proses penegakan hukum yang dijalankan tidak mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan, melainkan berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap hak dasar setiap individu," jelasnya pada Jumat (20/3).
Artikel Terkait
Polres Bengkayang Kerahkan 300 Personel Amankan 53 Titik Salat Id
Kebakaran di Tanah Abang Tewaskan Satu Warga
Senator Papua Desak Kejaksaan Agung Panggil Pimpinan MRP Terkait Dana Otsus Ratusan Miliar
Ratusan Warga Binaan Terima Remisi Khusus Idul Fitri